Thifan Po Khan
Thifan Po Khan merupakan seni bela diri yang diajarkan di Muslim Combat Academy (MCA) dengan berpedoman pada kitab panduan asli Thifan Po Khan. MCA mempertahankan keaslian materi dan fondasi keilmuannya, sekaligus mengembangkan metode latihan modern agar proses pembelajaran lebih sistematis, efektif, dan relevan dengan kebutuhan bela diri masa kini.
Peserta mempelajari Thifan Po Khan secara bertahap, mulai dari senam-senam khas Thifan, penguasaan jurus, pengembangan kelincahan, hingga Turgul atau latihan bertarung. Seluruh materi disusun untuk membangun koordinasi, keseimbangan, ketepatan teknik, kecepatan reaksi, serta kemampuan menerapkan keterampilan bela diri dalam situasi pertarungan.
Materi Latihan:
1. Senam Thifan (Sentay)
2. Jurus dan Teknik (Tawe)
3. Kelincahan dan Pergerakan (Kenla)
4. Latihan Bertarung (Turgul)
5. Teknik Bantingan Modern
Sebagai pengembangan dari kurikulum utama, MCA juga mengintegrasikan teknik bantingan modern untuk melengkapi kemampuan pertarungan jarak dekat dan meningkatkan kesiapan peserta menghadapi pertarungan full contact.
Kurikulum Thifan Po Khan di MCA mencakup materi dari minimal dua tingkatan, yaitu:
- Wigu Poer I
- Wigu Poer II
sesuai dengan kitab panduan asli Thifan Po Khan. Pembelajaran dilakukan secara berjenjang agar peserta dapat menguasai fondasi gerakan, teknik, dan penerapannya sebelum melanjutkan ke materi yang lebih kompleks.
MCA berkomitmen menjaga keaslian keilmuan Thifan Po Khan sekaligus terus mengembangkan metode pelatihannya melalui pendekatan bela diri modern. Perpaduan ini bertujuan membentuk praktisi yang tidak hanya memahami teknik dan tradisi Thifan Po Khan, tetapi juga memiliki keterampilan yang aplikatif, kemampuan fisik yang terlatih, dan kesiapan menghadapi dinamika pertarungan modern.
Pilih program latihan Thifan Po Khan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuanmu.
MMA
Mixed Martial Arts (MMA) di Muslim Combat Academy (MCA) merupakan kelas bela diri modern yang dikembangkan dengan fondasi keilmuan Thifan Po Khan, kemudian dipadukan dengan berbagai teknik dan metode latihan combat sports masa kini. Berbeda dengan kelas Thifan Po Khan yang mempelajari senam dan jurus, kelas MMA lebih berfokus pada latihan kondisi fisik (workout), penguasaan teknik, pengulangan gerakan (drill), serta penerapan langsung dalam latihan pertarungan.
Kurikulum MMA di MCA disusun secara sistematis untuk mengembangkan kemampuan bela diri secara menyeluruh, mulai dari pertarungan berdiri (striking) hingga pertarungan bawah (grappling). Peserta mempelajari berbagai teknik serangan, pertahanan, bantingan, dan kontrol lawan yang dipadukan dengan latihan kekuatan, daya tahan, kecepatan, serta kelincahan. Setiap materi diajarkan secara bertahap melalui latihan teknik, drill berpasangan, dan simulasi pertarungan sesuai tingkat kemampuan peserta.
Materi latihan:
1. Islamic Foundation
2. Physical Conditioning
3. Movement & Agility
4. Striking Techniques
5. Grappling & Takedowns
6. Ground Fighting
7. Technical Drills & Sparring
Pembelajaran MMA di MCA dimulai dari penguasaan kemampuan fisik dan teknik dasar, kemudian berkembang menuju kombinasi teknik, strategi, serta penerapannya dalam situasi pertarungan. Perkembangan peserta lebih berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemampuan bertarung, tanpa menggunakan sistem jurus atau senam tradisional.
Kelas ini terbuka bagi peserta dengan berbagai tujuan, baik untuk meningkatkan kebugaran, mempelajari pertahanan diri, maupun mengembangkan kemampuan menuju kompetisi combat sports.
MCA terus mengembangkan kurikulum MMA dengan mengikuti perkembangan teknik, strategi, dan metode pelatihan bela diri modern. Pengembangan ini dilakukan tanpa meninggalkan fondasi keilmuan Thifan Po Khan serta nilai-nilai Islam yang menjadi dasar pendidikan di MCA.
Dengan pendekatan tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran bela diri yang terstruktur, aplikatif, dan terus berkembang sesuai kebutuhan latihan maupun pertarungan modern.
Kurikulum MMA di MCA disusun secara sistematis untuk mengembangkan kemampuan bela diri secara menyeluruh, mulai dari pertarungan berdiri (striking) hingga pertarungan bawah (grappling). Peserta mempelajari berbagai teknik serangan, pertahanan, bantingan, dan kontrol lawan yang dipadukan dengan latihan kekuatan, daya tahan, kecepatan, serta kelincahan. Setiap materi diajarkan secara bertahap melalui latihan teknik, drill berpasangan, dan simulasi pertarungan sesuai tingkat kemampuan peserta.
Materi latihan:
1. Islamic Foundation
2. Physical Conditioning
3. Movement & Agility
4. Striking Techniques
5. Grappling & Takedowns
6. Ground Fighting
7. Technical Drills & Sparring
Pembelajaran MMA di MCA dimulai dari penguasaan kemampuan fisik dan teknik dasar, kemudian berkembang menuju kombinasi teknik, strategi, serta penerapannya dalam situasi pertarungan. Perkembangan peserta lebih berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemampuan bertarung, tanpa menggunakan sistem jurus atau senam tradisional.
Kelas ini terbuka bagi peserta dengan berbagai tujuan, baik untuk meningkatkan kebugaran, mempelajari pertahanan diri, maupun mengembangkan kemampuan menuju kompetisi combat sports.
MCA terus mengembangkan kurikulum MMA dengan mengikuti perkembangan teknik, strategi, dan metode pelatihan bela diri modern. Pengembangan ini dilakukan tanpa meninggalkan fondasi keilmuan Thifan Po Khan serta nilai-nilai Islam yang menjadi dasar pendidikan di MCA.
Dengan pendekatan tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran bela diri yang terstruktur, aplikatif, dan terus berkembang sesuai kebutuhan latihan maupun pertarungan modern.